This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 November 2015

Praktikum 4 DataBase

Membuat Database Menggunakan Shell XAMPP

Untuk membuat database menggnakan Shell XAMPP, pertama anda harus membuka XAMPP Contol Panel. Kemudian tekan button Shell setelah itu akan muncul tampilan seperti command prompt.
Selain cara diatas, masuk xampp shell juga bisa dengan masuk ke direktori XAMPP kemudian buka file xampp_shell.bat
Setelah xampp shell terbuka ketikkan mysql –u (user) –p (password) mysql untuk masuk ke mysql.
Contoh : mysql –u root –p mysql maka akan muncul tampilan seperti berikut, kemudian silahkan isikan password. 
Membuat Databese
Cara membuat database adalah hanya dengan mengetikkan command dengan struktur seperti :
create database nama_database;
contoh berikut apabila anda ingin membuat database dengan nama db_1461505129
Untuk melihat apakan database yang kita buat sudah benar-benar terbuat, hanya cukup dengan perintah “show databases;”  maka akan muncul tampilan seperti berikut
Membuat Tabel
Untuk membuat sebuah tabel terlebih dahulu kita harus masuk dalam database dimana kita akan membuat tabel. Untuk masuk dan menggunakan sebuah database hanya cukup dengan command “use nama_database;” setelah itu anda sudah bisa mengakses isi database tersebut.
Contoh berikut apabila kita ingin mengakses “db_1461505129”
Untuk membuat tabel struktur yang dibutuhkan adalah sebagai berikut
CREATE TABLE nama_tabel(
    kolom1 type_data(ukuran) atribut ,
    kolom2 type_data(ukuran) ,
    ...
    kolom_n type_data(ukuran)
);
Berikut untuk membuat tabel tb_vunun dengan ini kolom id, nama, alamat, no_hp, no_telp, email.
Untuk mengecek struk tabel yang kita buat adalah dengan perintah “describe nama_tabel;” Maka akan muncul tampilan seperti berikut
Insert Data
Command untuk memasukkan sebuah data dalam tabel adalah “INSERT INTO nama_tabel VALUES ('data1', ‘data2’);”.
Pastikan bahwa urutan values sesuai dengan urutan field pada database, Jika tidak ingin berurutan anda bisa menambahkan nama field sebelum values jadi “INSERT INTO nama tabel (Field1,Feld2)VALUES ('data1', ‘data2’)”
Tampilkan Data
Melihat hasil dari insert di atas adalah “select * from nama_tabel;” seperti berikut
Update Data
Untuk merubah data struktur dasar yang digunakan adalah “UPDATE nama_tabel SET nama_field = isi field WHERE primarykey field = kriteria;”
Dalam contoh berikut dalah untuk merubah data no_hp dengan syarat ketika id = 2
Apabila dicek, maka data no hp sudah berubah seperti berikut
Delete Data

Untuk menghapus data uang sudah ada makan perlu mengetik perintah berikut DELETE nama tabel WHERE primarykey field = kriteria
Pada contoh berikut kita akan menghapus data dengan id = 2
Apabila kita cek isi dari tabel tb_vunun maka data id = 2 sudah tidak ada.

Rabu, 04 November 2015

Praktikum 2 Sistem Operasi

1. Tutorial Install Sistem Operasi Linux Ubuntu dengan menggunakan Linux Live

Membuat Bootable Linux
Format Flashdisk FAT32

Buka Linux Live USB Grertor
 

STEP 1, pilih flashdisk yang anda gunakan.
 

STEP 2, pilih file ISO Ubuntu yang anda gunakan.
 

STEP 3, atur ukuran partisi, di srankan 650 MB.
 

STEP 4, biarkan begitu saja.
 

STEP 4, pilih tobol orange, tumggu proses sampai selesai.
 

Restart komputer, masuk ke menu BOOT, pilih falshdisk yg anda gunakan.










Langkah Install Linux
Pilih Install Ubuntu.

Atur sesuai keinginan Anda, lalu pilih Continue

Atur partisi komputer Anda, lalu pilih Install Now
 
Pilih lokasi diamna Anda bertempat tinggal, lalu pilih Continue.

Pilih tipe kayboard komputer Anda, lalu pilih Continue.
 

Atur nama, nama komputer, username dan password Anda, lalu pilih Continue.
Tuggu proses sampai selesai.
 

Linux Ubuntu siap digunakan.
 

2.    Setting IP di Linux
1.      Buka Terminal, jalankan perintah berikut:  
sudo nano /etc/network/interfaces
Saat jendela editor nano terbuka, akan tampil seperti ini (default):

2.      Misalnya Anda mempunyai koneksi eth0 yang terhubung, dan ingin memberi IP address baru seperti ini:
IP: 192.168.1.120
Subnet mask / Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.254
yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan baris berikut ini:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.120
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.254
*) Anda bisa mengetiknya langsung pada editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke Terminal)  Hasilnya akan seperti ini:
 

3.      Save, cara tekan Ctrl-X dan Y.
Selanjutnya kita masih harus mengedit DNS Server, kita perlu mengedit /etc/resolv.conf:
4.      Buka Terminal, jalankan perintah ini:
sudo nano /etc/resolv.conf
5.      Masukkan DNS, misalnya anda ingin menggunakan DNS dari Google (8.8.8.8), masukkan dengan format seperti ini:
nameserver 8.8.8.8 Hasilnya akan seperti ini: 

Setelah semua settingan diatas di isi, kita harus membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat, jalankan perintah ini pada Terminal:
sudo /etc/init.d/networking restart

Catatan:
Saya menggunakan DNS Google hanya sebagai contoh, atau alternatif dari DNS yang ditentukan oleh ISP.
Setelah semua settingan diatas di isi, kita harus membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat, jalankan perintah ini pada Terminal:
sudo /etc/init.d/networking restart

Melalui Network Manager (GUI)

Ini adalah cara yang paling banyak disukai orang karena tidak perlu mengetik di Terminal, tapi membutuhkan proses yang sedikit lebih panjang.

Klik-kanan pada ikon Network Manager (ditunjukkan dengan ikon jaringan), lalu pilih Edit Connections.

Pada tab Wired (koneksi kabel), klik pada tombol Add untuk menambah settingan baru.








Masuk ke tab IPv4 Settings dan isi settingannya:


Setelah semua settingan sudah diisi, klik tombol Apply untuk menerapkan settingan.
Klik pada Network Manager dan pilih settingan yang baru saja dibuat.







Anda sudah berhasil !!!

3.    Membuat Direktori Baru di Linux Ubuntu
Membuat direktori baru menggunakan perintah 'mkdir'
 

-          Lihat Direktori: -ls
Perintah ls (LiSt) senarai berkas dalam warna berbeda dengan teks berformat penuh.
-          Pindah Direktori: - cd (/direktori/lokasi)
Perintah cd (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori anda sekarang ke direktori yang anda tentukan.
-          Salin Berkas/Direktori: - cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang anda tentukan.
-          Hapus Berkas/Direktori: - rm (nama berkas atau direktori)
Perintah rm (ReMove) akan menghapus file apapun yang telah anda tentukan sebelumnya. Perintah rm -r akan menghapus direktori apapun yang telah ditentukan sebelumnya, termasuk semua isinya.
-          Pindahkan/Rename File/Direktori: - mv (nama file atau direktori)
Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang anda tentukan.







4.    Mengisi File hewan.txt beserta isi 10 Nama Hewan
Membuat File hewan.txt menggunakan perintah ‘Cat’ atau 'gedit'
·         Buka terminal, lalu ketikan cat  >  nama_file.txt, lalu enter. 
·         Setelah itu isi sebuah file tersebut.
·         Kemudian berikan enter untuk baris terakhir.
·         Lalu tekan ctrl+C untuk menyimpan isi file.
·         Ketikkan  cat nama_file.txt untuk melihat isi di dalam sebuah file.
·         Perintah gedit juga dapat menampilkan dan memperbarui isi dari sebuah file tersebut, dengan memanggil text editor GUI. Dengan cara ketik :
·         Gedit <spasi> nama_file<format file>  

 



Selasa, 03 November 2015

Praktikum 1 Praktek Perakitan Komputer

Simulasi Perakitan Komputer pada IT Essential Virtual Desktop

1. Buka aplikasi CISCO IT Esentials Virtual Desktop, kemudian klik tombol “skip” untuk meneruskan ke bagian berikutnya.

2. Langkah selanjutnya adalah memasang Power Supply ke dalam Casing. Klik icon “Power Supply”.

3. Atur posisi PSU agar sesuai dengan penempatan pada casing kemudian klik tombol “anak panah ke bawah”untuk pemasangan PSU ke Casing.

4. Lengkapi pemasangan PSU dengan memasang screw dengan mengklik icon “power supply screw” dan drag ke titik lobang screw antara PSU dan Casing

5. Langkah selanjutnya adalah memasang komponen-komponen hardware ke dalam Motherboard. Klik menu “motherboard”

6. Kkemudian, pasang R M ke motherboard dengan mengklik icon “R M1” dan jika perlu lakukan pemasangan R M 2 ke slot 2 dengan mengklik icon “R M2”

7. Atur posisi R M sehingga sesuai dengan penempatan pada slot motherboard, kemudian klik tombol “anak panah bawah” untuk pemasangan R M ke Motherboard.

8. Kunci RAM dengan mengklik alat pengaman pada kedua sisi slot RAM

9. Lakukan langkah yang sama untuk memasang RAM 2 pada slot 2 di motherboard

10. Langkah berikutnya adalah memasang CPU atau Prossesor pada Motherboard. Klik icon “CPU”

11. Aur posisi penempatan sesuai dengan posisi slot pada motherboard, kemudian klik tombol “anak panah bawah” untuk pemasangannya.

12. Kunci penutup CPU, sehingga CPU terpasang secara aman

13. Langkah berikutnya adalah mengoleskan thermal compound pada permukaan CPU supaya heatsink dapat merekat pada CPU. Klik icon “thermal compound” dan drag pada permukaan CPU.

14. Kemudian pasang heatsinkdi atas CPU. Klik icon “Heat Sink”, kemudian drag ke atas CPU.

15. Tekan tombol pengunci pada Heat Sink, sehingga heat sink terpasang erat pada CPU

16. Kemudian pasang konektor catu daya heat sink pada konektor yang tersedia di motherboard. Atur posisi yang sesuai dengan posisi slot pada motherboard, kemudian klik “anak panah bawah” untuk pemasangan konektor catu dayanya.

17. Langkah berikutnya adalah memasang motherboad ke dalam Casing. Klik tombol “install motherboard”.

18. Atur posisi motherboard sehingga sesuai dengan posisi yang disediakan pada casing, kemudian klik “anak panah bawah” untuk pemasangan motherboard pada casing.

19. Kemudian, pasang screw pada motherboad dengan mengklik icon “motherboard screws” dan drag pada lubang screw di motherboard


Kesimpulan

Dalam merangkai kabel, tidak boleh ada yang salah. karena jika terjadi kesalahan maka dapat terjadi konsleting listrik dan bios tidak akan berjalan. Ketikan anda mulai memesang komponen jangan sampai memaksakan apabila dirasa kurang pas. Pada pemasangan Prosesor hal tersebut dapat membuat pin prosesor soket prosesor pada matherboard patah. Dalam merakit komputer yang paling penting adalah tenang, berhati-hati dan konsentrasi dengan begitu kemungkinan terjadi kesalahn akan dapat diminimalisir.


IT Essential Virtual Desktop adalah sebuah tool yang berguna untuk mengurangi kesalahan perakitan komputer bagi orang awam. dengan apikasi ini pemula dapat dengan mudah mengenali hardware Komputer, kemudian merakitnya hanya dengan drag & drop tampa kawatir akan terjadi sesalahan yang fatal. Dengan nantinya mereka tidak akan kaget ketika praktek merakit PC yang sebenarnya.